Nifuroxazide adalah antibiotik nitrofuran oral yang dipatenkan sejak 1966 dan digunakan untuk mengobati colitis (infeksi pada lapisan usus besar) dan diare yang biasa disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau Staphylococcus. Nifuroxazide termasuk dalam golongan obat anti infeksi usus.
Nifuroxazide tersedia sebagai obat yang dijual bebas. Studi menunjukkan bahwa Nifuxazide menurunkan jumlah feses setelah dua hati pemakaian dan menurunkan durasi diare setelah pemakaian sekitar 24 jam. Nifuroxazide tidak mempengaruhi intestinal flora.
Mengenai Nifuroxazide
Golongan:
Obat resep
Kemasan:
Sirop dan suspensi
Kandungan:
Antibiotik
Manfaat Nifuroxazide
Nifuroxazide merupakan terapi efektif untuk diare akut dan dapat diresepkan untuk diare tak akut tanpa harus menunggu hasil pengecekan feses yang mungkin terlambat atau negatif.
Selain diare, obat ini dapat mengatasi kolitis (infeksi pada lapisan usus besar) yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau Staphylococcus.
Dosis Nifuroxazide
Dosis yang umum untuk anak-anak 6 hingga 18 tahun adalah 200 mg tiga kali sehari. Untuk pasien dewasa, dosis yang direkomendasikan adalah 200 mg empat kali sehari. Durasi terapi tidak boleh melebihi tujuh hari.
Untuk anak-anak 2 hingga 6 tahun, Nifuroxazide harus menggunakan suspensi oral 200 mg / 5 ml. Dosis yang sangat direkomendasikan adalah 5 ml tiga kali sehari. Penggunaan Nifuroxazide pada anak-anak kurang dari 2 tahun tidak direkomendasikan. Nifuroxazide dapat diminum sebelum makan.
Efek Samping Nifuroxazide
Nifuroxazide dapat menyebabkan efek samping berikut:
- Urticaria
- Quincke’s Edema (edema angioneurotik yang terjadi pada jaringan subkutan dan dikarakterisasi oleh reaksi alergi)
- Shok anaphylactic
- Nyeri ulu hati
- Jumlah jamur dan bakteri baik dalam saluran pencernaan dapat menurun
- Feses dan urine warna hijau
- Diare
Peringatan penggunaan Nifuroxazide
Kontraindikasi terhadap Nifuroxazide adalah hipersensitivitas pada zat ini. Nifuroxazide tidak boleh digunakan pada kondisi berikut:
- Jika Anda mengalami feses yang berdarah
- Jika Anda mengalami demam
- Jika Anda muntah-muntah
Jika diare bertahan hingga setelah tiga hari penggunaan, segera periksakan pada dokter. Nifuroxazide dapat menyebabkan pankreatitis akut. Jadi, jika Anda merasakan gejala seperti mual-mual, muntah-muntah, dan nyeri pada perut, hentikan penggunaan Nifuroxazide dan hubungi dokter.
Nifuroxazide tidak memperbaiki dehidrasi sehingga Anda perlu menggunaan minuman regimen tertentu untuk menghindari dehidrasi dan kehilangan vitamin dan mineral. Konsumsi nasi, pisang, daging panggang dan teh mengandung mint apabila Anda mengalami diare. Makanan tersebut terbukti ampuh untuk meredakan diare.
Hindari susu, produk susu dan teh kamomil. Kapsul Nifuroxazide tidak boleh digunakan oleh anak-anak yang berumur kurang dari 6 tahun, karena kapsul Nifuroxazide terlalu besar dan dapat membuat anak tersedak. Anak-anak direkomendasikan untuk menggunakan suspensi oral Nifuroxazide 200 mg / 5 ml.
Interaksi dengan obat lain
Nifuroxazide tidak boleh digunakan bersama dengan obat berikut:
- Mereonidazole (obat yang digunakan untuk mengobati infeksi anaerob dan infeksi yang disebabkan parasit)
- Griseofulvin, obat yang digunakan untuk mengobati infeksi jamur
- Cephalosporins (antibiotik)
- Chloramphenicol (juga merupakan antibiotik dalam bentuk krim dan salep)
- Sulfonamid, obat yang umum digunakan untuk mengobati infeksi saluran urin
- Nitrofurantoin (obat yang digunakna untuk mengobati infeksi saluran urin)
Nifuroxazide tidak boleh digunakan bersama obat-obat di atas karena dapat menyebabkan risiko seperi reaksi mirip disulfiram, yang ditandai dengan mual-mual parah dan muntah-muntah, sakit kepala dan denyut jantung yang cepat.
Selain itu, Nifuroxazide tidak boleh digunakan bersamaan dengan sedatif (seperti benzodiazepine contohnya bromazepam, alprazolam, lorazeoam, midazolam, dan sebagainya).
Melewatkan dosis Nifuroxazide
Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum setelah Anda ingat. Jika sudah hampir memasuki waktu dosis selanjutnya, lewatkan dosis yang terlewat dan lanjukan jadwal pemberian dosis. Jangan menggunakan dosis berlebih untuk mengganti dosis yang terlewat.
Jika Anda sering melewatkan dosis, pasanglah alarm atau mintalah anggota keluarga untuk mengingatkan Anda. Konsultasikan ke dokter untuk mendiskusikan perubahan pada jadwal dosis Anda atau jadwal baru untuk menggantikan dosis yang terlewat, jika Anda melewatkan terlalu banyak dosis.
Overdosis Nifuroxazide
Jangan meminum melebihi dosis yang diresepkan. Menggunakan obat berlebih tidak akan memperbaiki gejala, tetapi dapat menyebabkan keracunan atau efek samping yang serius.
Jika Anda mencurigai diri Anda sendiri maupun orang lain yang mungkin overdosis Nifuroxazide, segera dapatkan bantuan gawat darurat dari rumah sakit terdekat. Bawalah kotak obat, kontainer, atau label yang sekiranya dapa membantu dokter mendapatkan informasi yang diperlukan.
Jangan memberikan Nifuroxazide pada orang lain yang Anda tidak mengetahui kondisinya, meskipun mengalami gejala yang sama, karena dapat menyebabkan overdosis.